Pertanyaan:
“Emangnya ibadah itu syarat untuk dikatakan sebagai orang baik? Kan diluar sana banyak orang nggak ibadah tapi dia orang baik… Gimana dong?”
Jawaban:
Betapa banyak anak-anak muda diluar sana masih punya pemikiran semacam ini. Mereka menganggap jadi orang baik nggak harus beragama. Jadi orang baik nggak harus masuk Islam. Jadi orang baik nggak harus shalat dan taat beribadah.
Ok, mungkin perlu diluruskan dulu tentang definisi “orang baik”. Supaya kita nggak salah dalam menilai kebaikan manusia.
Menurut ajaran Islam, kebaikan itu definisinya sudah fix. Nggak mungkin berubah. Standarnya jelas, yaitu wahyu, dari Al-Quran dan Hadits. Bagaimana definisi kebaikan menurut Islam?
Menurut Nouman Ali Khan, kebaikan itu ada dua (2) jenis, Pertama, kebaikan yang erat kaitannya dengan etika seseorang dengan orang lain (ethical good). Contohnya seperti ketika kita berbuat baik kepada tetangga, jujur saat bekerja, baik kepada semua orang, tidak mencuri, tidak menipu, dan lain sebagainya. Kedua, ada yang disebut kebaikan-kebaikan yang erat kaitannya antara orang tersebut dengan Allah. Contohnya, pergi ibadah Haji, menunaikan zakat, mendirikan shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, dan lainnya (religious good).
Beberapa orang menganggap kedua jenis kebaikan ini adalah dua hal yang sangat berbeda. Mereka ada yg menganggap bahwa untuk jadi orang baik (secara etika) nggak perlu agama. Sebaliknya, ada yang menganggap untuk jadi orang baik itu cukup dengan melakukan ibadah kepada Allah, tanpa harus peduli dengan orang disekitar. Padahal itu semua nggak bener! Kebaikan menurut Allah adalah ketika kita memadukan kebaikan relijius (religious good) dengan kebaikan etika (ethical good). Dua hal yang nggak terpisahkan.
Bagaimana mungkin seseorang dikatakan orang baik, kalau hanya baik kepada sesama manusia saja sedangkan dia membangkang justru kepada Allah yang menciptakan dan memberi rezeki seluruh alam semesta ini? Di sisi lain, bagaimana mungkin seseorang mengaku orang baik dengan hanya mengerjakan ibadah saja kepada Allah namun suka menipu, pembohong, dan suka menzalimi orang lain?
Berikut ini ayat-ayat yang menjelaskan bahwa kebaikan terhadap sesama manusia adalah sepaket dalam perintah Allah.
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai (dijalan Allah). Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali Imran: 92)
“Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakan salat dan tunaikanlah zakat.” (QS. Al-Baqarah: 83).
Jadi, kalau ingin disebut orang baik, maka beribadahlah kepada Allah. Tetaplah sholat, sekaligus baik kepada sesama manusia. Keduanya tidak bisa dipisahkan.*()
Oleh: Aditya Abdurrahman (Pembina Better Youth Foundation)
