Essay

Kenapa Anak Muda Sekarang Mudah Overthinking? Ini Akar Masalahnya

Kita Tidak Lemah… Tapi Kita Lelah

Pernah nggak kamu ngerasa…
kepalamu penuh banget?

Hal kecil dipikirin berulang-ulang.
Keputusan sederhana jadi berat.
Bahkan hal yang belum terjadi… sudah bikin cemas duluan.

Kalau iya, kamu nggak sendirian.

Hari ini, banyak anak muda mengalami hal yang sama: overthinking.

Tapi pertanyaannya bukan cuma “kenapa anak muda mudah overthinking?”
Yang lebih penting adalah:

apa sebenarnya yang sedang terjadi di dalam diri kita?


Overthinking Itu Bukan Sekadar Kebiasaan

Banyak orang mengira overthinking itu cuma kebiasaan buruk.

Padahal lebih dalam dari itu.

Overthinking adalah:

respon dari hati yang tidak tenang

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Kalau hati tidak tenang…
pikiran akan terus bekerja.

Mencari jawaban.
Mencari kontrol.
Mencari kepastian.

Dan ketika tidak menemukannya…
kita terjebak dalam putaran yang tidak selesai.


Penyebab Overthinking pada Remaja

1. Terlalu Banyak yang Kita Kontrol

Kita hidup di zaman di mana kita ingin mengontrol segalanya:

  • masa depan
  • penilaian orang
  • hasil dari usaha kita

Padahal… banyak hal memang bukan wilayah kita.

Semakin kita mencoba mengontrol yang tidak bisa dikontrol,
semakin pikiran kita tidak tenang.

Akhirnya:

kita hidup di kemungkinan… bukan di kenyataan.

👉 Overthinking seperti ini sering muncul karena tekanan hidup anak muda Indonesia yang semakin besar.
(Bisa kamu link ke artikel: Tekanan Hidup Anak Muda Indonesia: Antara Ekspektasi dan Realita)


2. Hati yang Jauh dari “Sandaran”

Overthinking sering muncul bukan karena kita kurang berpikir…

tapi karena kita tidak punya tempat bersandar.

Dalam Surat An-Nas, kita diajarkan untuk berlindung kepada Allah.

Artinya:

manusia itu butuh tempat kembali

Ketika hati tidak bersandar kepada Allah,
pikiran akan mencoba mengontrol semuanya.

Dan di situlah kita mulai lelah.


3. Terlalu Banyak Input, Terlalu Sedikit Refleksi

Hari ini kita:

  • scroll tanpa henti
  • melihat hidup orang lain
  • membandingkan tanpa sadar

Akhirnya pikiran kita penuh…
tapi hati kita kosong.

👉 Salah satu penyebab terbesar overthinking hari ini adalah
pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental.
(Bisa kamu link ke artikel: Media Sosial dan Mental Anak Muda)


4. Pikiran Negatif yang Tidak Disadari

Seringkali kita berpikir:

  • “Aku nggak cukup”
  • “Nanti gagal gimana?”
  • “Orang lain pasti lebih baik”

Dan karena itu terasa seperti suara kita sendiri…
kita percaya.

Padahal itu hanya:

pikiran negatif berlebihan, bukan fakta

👉 Ini juga berkaitan dengan kebiasaan
membandingkan diri dengan orang lain.


Dampak Overthinking bagi Mental

Overthinking yang terus dibiarkan bisa menyebabkan:

  • kecemasan berlebihan
  • sulit mengambil keputusan
  • mental lelah
  • kehilangan fokus hidup

👉 Bahkan dalam jangka panjang, ini bisa berkembang menjadi
kelelahan mental pada remaja.


Cara Mengatasi Overthinking Secara Realistis

1. Sadari: Tidak Semua Pikiran Itu Fakta

Apa yang kamu pikirkan… belum tentu benar.

Belajar untuk berkata:

“Ini cuma pikiran, bukan kenyataan”


2. Kurangi Overthinking dengan Mengatur Input

Tidak semua yang kita lihat itu sehat untuk pikiran kita.

Kurangi:

  • konten yang memicu perbandingan
  • informasi berlebihan
  • hal yang membuat cemas

Kadang solusi overthinking bukan menambah jawaban…

tapi mengurangi kebisingan.


3. Kembali ke Hal yang Bisa Dikontrol

Fokus pada:

  • apa yang bisa kamu lakukan hari ini
  • langkah kecil, bukan semuanya sekaligus

Karena:

ketenangan datang saat kita berhenti mengontrol yang bukan milik kita


4. Bangun “Sandaran” dalam Hidup

Overthinking sering muncul saat kita merasa sendirian.

Padahal kita tidak sendiri.

Mulai dari hal sederhana:

  • doa
  • dzikir
  • refleksi diri

Karena:

hati yang punya sandaran… tidak mudah goyah


Penutup: Mungkin Kita Bukan Terlalu Banyak Berpikir…

Mungkin selama ini kita merasa:

“Aku terlalu overthinking”

Padahal bisa jadi…

kita hanya terlalu lama menanggung semuanya sendirian.

Dan hari ini mungkin bukan tentang langsung berubah.

Tapi tentang mulai sadar:

tidak semua yang ada di pikiran kita harus kita ikuti.

Dan tidak semua yang kita hadapi…
harus kita tanggung sendiri.

 

Betteryouth Foundation

Betteryouth Foundation

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Essay

Bertebaranlah di Muka Bumi!

“Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.” (QS.
Essay

Penyakit Psikologis Hoarding Disorder: Suka Beli Barang, Tapi Cuma Ditumpuk

PERKEMBANGAN modernisasi memang berdampak cukup besar kepada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satunya adalah aspek psikologi. Mungkin ada yang pernah
Top