News

KISAH PASIEN BPJS YANG DIHUJAT SEBELUM MENINGGAL : Refleksi Krisis Empati Peradaban Manusia

Ilustrasi kisah pasien BPJS Yurizal yang dihujat di media sosial sebagai refleksi krisis empati masyarakat.

BYF – Peradaban manusia kian mengalami pergeseran moral. Kasus viralnya hujatan pada unggahan Threads seorang pasien BPJS bernama Yurizal merefleksikan kekhawatiran akan krisis empati manusia dan merosotnya karakter penerus bangsa.

Yurizal membagikan keluh kesahnya tentang ruangan perawatan yang tak kunjung ia dapatkan meski telah 8 jam menunggu. “Delapan jam belum dapat ruangan. Gamau spill rumah sakitnya, soalnya gue pakai BPJS,” unggah akun @yurizaltrich pada Rabu (22/07).

Curhatan tersebut memicu reaksi emosional netizen, termasuk para tenaga kesahatan. Sebagian iba, namun tak sedikit dari mereka menunjukkan ketidaksepakatan.

Salah satu komentar bernada sarkas yang banyak dibahas yakni dari akun @bennychrstn. Ia menyebut bahwa tidak ada hubungan antara ketersediaan kamar dan BPJS. Bahkan di pertengahan utasnya ia mengatakan, “Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong.”

Komentar tersebut sontak menarik perhatian sekaligus amarah publik. Karena setelahnya, sebagaimana disampaikan oleh sepupu korban pada akun @hilperd, Yurizal telah meninggal dunia setelah akhirnya beberapa hari dirawat.

Kasus ini menjadi wujud nyata hilangnya rasa empati manusia. Jika ditelisik lebih dalam, yang membuat kasus ini begitu viral bukan hanya isi curhatan seorang Yurizal, tapi respons netizen yang dinilai kasar bagi seorang yang hanya berniat mencurahkan perasaannya di tengah menahan rasa sakit.

Padahal, empati merupakan salah satu pondasi utama moral yang hanya dimiliki manusia sebagai makhluk tuhan. Lantas, ketika manusia kian kehilangan moralnya, apa yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya?

Empati lebih jauh dari sekadar persoalan etika bersosial. Ketika seseorang terbiasa merespons penderitaan orang lain dengan cemoohan, kepekaan terhadap permasalahan sosial juga dapat turut melemah.

Ini Degradasi Moral dan Akhlak bagi generasi muda. Karena kemajuan suatu bangsa tidak cukup hanya dibangun berbekal pengetahuan dan kecanggihan teknologi. Masih banyak masalah sosial yang perlu ditangani generasi penerus, dan yang mampu menopang masalah sosial kedepannya adalah generasi yang berkarakter kuat dan beradab mulia.

Sejalan dengan itu, Better Youth hadir dengan visi satu juta pemuda baik. membentuk berbagai program-program kebaikan untuk meningkatkan kualitas spiritualitas, moral, hingga keterampilan untuk modal awal para pemuda dapat menduplikasi kebaikan yang lebih luas.

Beragam Program Pemuda meliputi pendampingan, pembelajaran, dan penghafalan Al-Quran, pengembangan dan pemberdayaan potensi pemuda, program sosial, kajian, hingga akademi. Memberdayakan lebih dari 4000+ pemuda di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga kini, 48 program telah tersebar manfaatnya hingga ke pelosok negeri. Seluruh kegiatan digerakkan oleh pemuda untuk masyarakat yang sekaligus menjadi ruang dan kisah perjalanan panjang mereka.

Support program kebaikan ini melalui : betteryouth.id

Untuk informasi update program kebaikan selengkapnya, cek Instagram @betteryouthfoundation

Betteryouth Foundation

Betteryouth Foundation

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

News

Nobar Hamka Vol.2, Pembina BYF: “Film ini gambarkan sosok pasangan panutan umat!”

“Jika kita perhatikan, banyak kejadian hebat yg dialami HAMKA justru krn dukungan istrinya. Meski yg publik sorot adalah kehebatan HAMKA,
News

Adila Hassim, Sosok Muslimah Inspiratif di Balik Gugatan Afrika Selatan

Pada 11 Januari 2024, bertempat di Den Haag, Afrika Selatan menyeret Israel ke International Court of Justice (ICJ) atas genosida
Top