SURABAYA – Sebanyak 200 anak yatim di Surabaya kemarin sabtu 28 Feb 2026 dihadirkan dalam acara “Hadiah 1000 Anak Yatim” yang digelar di Masjid Baiturrozak SIER. Better youth bersama pemuda baik di surabaya yang kerap dipanggil “Pasukan Baik” dengan semangat ramadhan bulan saling bantu antusias menjamu 200 anak yatim dengan semaksimal kemampuan mereka. Didukung para mitra yang turut hadir bersinergi diantaranya, Sharing Happiness, Relawan Nusantara, Rumah Wakaf Indonesia, YDSF, serta Kafh dan ZIS Indosat.
Istimewanya, gerakan ini tidak hanya berpusat di Indonesia, melainkan digelar serentak di enam negara mencakup Palestina, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Kamboja, yang saling terhubung melalui livestream lintas negara.
Kegiatan ini lahir dari program bantuan beras yatim rutin kepada sekitar 7 panti asuhan binaan BYF berupa beras sekitar 250kg setiap bulannya. Kemudian menjadi gagasan puncak bahwa kebahagiaan Ramadhan sepatutnya dirasakan merata, terutama bagi anak-anak yatim yang kehilangan sandaran utama dalam hidupnya (orang tua).
“Kita bersama memuliakan anak yatim bukan karena siapa, melainkan karena Allah SWT. Hari ini kita terhubung bukan hanya di enam negara, tapi juga oleh rahmat Allah. Semoga acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat untuk melembutkan hati,”
– Ustadz Aditya, dalam sambutannya
Beliau juga memaparkan maksud di balik pemberian hadiah ini sebagai wujud berbagi rezeki dari para sponsor dan mitra. Beliau mengingatkan kembali, bahwa bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memberikan infaq, merujuk pada pesan Rasulullah SAW tentang besarnya pahala memelihara anak yatim.
Rangkaian acara meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran oleh anak-anak panti, yang dilanjutkan dengan ceramah inspiratif untuk membangun mental tangguh dan rasa percaya diri mereka dalam menghadapi masa depan. Kehadiran para mitra lembaga sosial melalui sesi kesan dan pesan turut mempertegas solidaritas global bahwa anak-anak ini tidak berjuang sendirian. Sementara sesi games edukatif menjadi ruang ekspresi kegembiraan yang tetap mengedepankan nilai-nilai religius. Aktivitas ini dikonsep sedemikian rupa untuk menanamkan karakter anak sholeh sekaligus menumbuhkan harapan baru melalui kepedulian lingkungan sekitar.
Momen haru sekaligus menginspirasi juga hadir saat Kak Lia Lailiya membawakan dongeng islami menggunakan teknik ventriloquist. Melalui boneka teman berceritanya, Kak Lia mengisahkan kasih sayang Rasulullah SAW yang mengangkat seorang anak yatim yang murung menjadi anaknya. Pesan ini menjadi pengingat bagi anak-anak maupun panitia bahwa kasih sayang mampu menumbuhkan harapan.
Menjelang sore, antusiasme semakin terasa ketika sesi buka puasa bersama dimulai. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Baiturrozaq saat seluruh peserta, panitia, hingga perwakilan mitra duduk berdampingan menikmati hidangan istimewa yang telah disiapkan. Momen santap bersama ini menjadi ruang kehangatan yang mempererat kedekatan antara Pasukan Baik dengan adik-adik panti binaan. Sebagai pelengkap, acara diakhiri dengan sesi ramah-tamah, di mana seluruh anak yatim yang hadir diberi bingkisan hadiah sebelum kembali ke kediaman masing-masing.

Pemberian hadiah dalam acara ini memiliki makna yang mendalam. Selain sebagai sarana untuk menghibur dan membawa keceriaan bagi adik-adik panti, bingkisan yang diberikan telah dikurasi agar memberikan manfaat jangka panjang bagi mereka. Secara spesifik, hadiah yang diberikan berupa alat tulis, botol minum, perlengkapan sekolah, serta beberapa makanan ringan, sebagai pendukung aktivitas pendidikan mereka. Hadiah-hadiah ini merupakan bentuk apresiasi tulus kepada anak-anak panti asuhan binaan BYF yang selama ini telah tekun mengikuti berbagai program pembinaan, mulai dari asah minat dan bakat hingga bimbingan baca tulis Al-Qur’an.
Hadiah yang anak yatim terima merupakan bentuk penyemangat agar mereka tidak merasa berjuang sendirian. Harapannya, dukungan ini dapat memicu semangat mereka untuk terus bertumbuh, belajar, dan berkembang menjadi generasi yang berdaya dan percaya diri dalam menyongsong masa depan.
Melalui acara “Hadiah 1000 Anak Yatim” ini, Better Youth berharap anak-anak di enam negara tersebut memiliki pandangan hidup yang positif, bahwa masih banyak orang peduli terhadap mereka. Efek jangka panjang yang diharapkan adalah lahirnya duplikasi kebaikan baru di mana anak-anak yang hari ini dibantu, kelak akan tumbuh menjadi sosok yang memberikan dampak kebaikan yang sama, atau bahkan lebih besar bagi dunia.

